Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tarian Adat Jawa Timur

Tari Adat Remo

Tarian Adat Jawa Timur – Pulau Jawa merupakan salah satu dari 5 pulau terbesar yang ada di Indonesia. Di pulau ini terdapat beberapa provinsi salah satunya yaitu provinsi Jawa Timur.

Sesuai dengan namanya, provinsi Jawa Timur terletak diujung timur pulau Jawa yang juga meliputi pulau Madura. Jawa Timur sendiri beribukota di kota Surabaya.

Wilayah yang ada di Jawa Timur memang sudah maju sejak zaman dahulu, hal ini karena wilayah ini merupakan pusat dari beberapa kerajaan besar seperti Majapahit, Singasari, Kanjuruhan, Janggala, Kahuripan dan berbagai kerajaan lainnya.

Oleh karena itu wilayah tersebut memiliki beragam peninggalan kebudayaan seperti senjata tradisional, alat musik, rumah adat dan tarian adat.

Pada kesempatan ini sendiri, neprona.com akan membahas mengenai tarian adat yang ada di provinsi Jawa Timur.

Daripada berlama-lama mari kita simak bersama, penjelasan tarian adat Jawa Timur dan gambarnya secara lengkap.

Tari Adat Bedoyo Wulandaru

Tari Bedoyo Wulandaru Jawa Timur
sumber : surabaya.liputan6.com

Tarian adat Jawa Timur yang pertama kita bahas adalah Tari Bedoyo wulandaru, tarian ini berasal dari kota Banyuwangi.

Tari tradisional Jawa Timur ini menggambarkan kebahagiaan masyarakat ketika kedatangan tamu kehormatan. Menurut sejarah, Tari Bedoyo wulandaru digunakan oleh masyarakat Blambangan ketika kedatangan rombongan raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada ke daerah tersebut.

Tari Adat Giri Gora Dahuru Daha

Tari Giri Gora Dahuru Daha Jawa Timur
sumber : indonesiakaya.com
Tarian daerah Jawa Timur selanjutnya adalah Tari Giri Gora Dahuru Daha yang merupakan salah satu sendratari yang mengisahkan Calon Arang .

Calon Arang adalah seorang perempuan jahat atau penyihir (teluh) yang merasa sakit hati tidak ada yang bersedia menikahi anaknya. Dalam tarian tersebut diperlukan banyak penari karena terdapat beberapa peran.

Peran yang akan dimainkan oleh penari ialah Raja Airlangga, Ratna Manggali, Mpu Baradah, masyarakat Daha, dan Calon Arang.

Para penari akan mengenakan pakaian adat Jawa Timur dengan ciri khas pakaian yang berwarna terang menyala.

Tarian ini sendiri terbagi menjadi 3 sesi atau babak:

  • Kondisi awal masyarakat Daha
  • Kemunculan Calon Arang
  • Penyelesaian masalah oleh Mpu Baradah

Tari Adat Kethek Ogleng

Tari Kethek Ogleng Jawa Timur
sumber : kebudayaan.kemdikbud.go.id

Tarian adat Jawa Timur selanjutnya ialah tari Kethek Ogleng, sesuai dengan namanya tarian ini ditarikan dengan gerakan seperti kera atau kethek.

dalam tarian ini terdapat 4 penari, 1 penari laki-laki yang berperan sebagai kethek dan 3 orang penari perempuan yang berperan sebagai seorang putri dan dayangnya.

Dalam pertunjukannya tarian ini akan diawali dengan masuknya penari wanita yang berperan sebagai Putri Dewi Sekartaji yang berasal dari Kerajaan Jenggala, Sidoarjo.

kemudian dilanjutkan dengan masuknya penari laki-laki yang berperan sebagai Raden Panji Asmorobangun yang berasal dari kerajaan Dhaha Kediri.

Tari Adat Lahbako

Tari Adat Lahbako
sumber : indonesiakaya.com

Tari tradisional Jawa Timur selanjutnya bernama tari Lahbako, tarian yang berasal dari kota Jember ini menceritakan tentang kehidupan petani tembakau di daerah tersebut.

Gerakan tari Lahbako sendiri seperti aktivitas para petani ketika sedang berada di ladang tembakau.

tarian ini biasanya dilakukan oleh perempuan, tari lahbako sendiri sudah menjadi di ikon Kota Jember dan sangat terkenal di daerah Jawa Timur.

Tari Adat Petik Pari

Tari Petik Pari Jawa Timur
sumber : nusantarabicara.id

Tarian daerah Jawa Timur selanjutnya  adalah tari Petik Pari.kesenian tari ini berasal dari kota Pacitan yang digunakan oleh masyarakat ketika merayakan pesta panen.

Tarian ini sebagai bentuk syukur karena hasil panen yang melimpah.

Tarian Jawa Timur ini merupakan jenis tari kontemporer yang dikembangkan oleh seorang guru dari sanggar tari Biarak Pacitan yang bernama Anang.

Tari Adat Remo

Tari Adat Remo
sumber : infobudaya.net

Siapa sih yang tidak mengenal tarian yang satu ini ?

Tarian khas Jawa Timur yang digunakan oleh masyarakat sebagai tarian selamat datang ini menggambarkan kondisi kehidupan di Jawa Timur yang dinamis.Tarian ini sering dibawakan di wilayah-wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Situbondo, Jombang, dan lain sebagainya.

Dalam tarian ini para penari akan memperlihatkan keberanian dari seorang pangeran ketika sedang berjuang di medan pertempuran.

Tarian ini sendiri biasanya dibawakan oleh penari laki-laki.

Tari Adat Reog Ponorogo

Tari Adat Reog Ponorogo
sumber : gpswisataindonesia.info

Selain tari Remo tentunya dari kalian banyak yang sudah mengenal tari Reog.

Keunikan dari tari Reog Ponorogo adalah Adanya topeng singa yang dikelilingi oleh bulu merak berukuran raksasa.Tarian ini memang kerap dihubungkan dengan hal-hal mistis dan ilmu hitam.

Meskipun demikian tari Reog Ponorogo kerap dibawakan dalam berbagai acara seperti festival budaya, karnaval, pernikahan dan beberapa acara lainnya.

Tarian yang berasal dari Kota Ponorogo ini memang sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Maka dari itu marilah kita bersama menjaga kesenian ini.

Tari Adat Thengul

Tari Thengul Jawa Timur
sumber : travel.kompas.com

Tari daerah Jawa Timur selanjutnya ialah Tari Thengul, tarian ini terinspirasi dari kesenian yang ada di daerah Bojonegoro yaitu Wayang Thengul.

Dalam tarian ini biasanya penari membawakan nya secara berkelompok dengan gerakan, busana, dan ekspresi seperti yang ada dalam kesenian Wayang Thengul

Tarian ini sendiri digunakan oleh masyarakat sebagai usaha untuk mempertahankan kesenian Jawa Timur yaitu wayang thengul yang sekarang sudah sangat jarang dimainkan.

Tari Adat Topeng Malangan

Tari Topeng Malangan Jawa Timur
sumber : goodnewsfromindonesia.id

Tarian adat Jawa Timur selanjutnya adalah tari topeng Malangan, sesuai dengan namanya tarian ini berasal dari kota Malang dan para penarinya akan mengenakan topeng sebagai properti tari.

Tari adat Jawa Timur ini sendiri mirip seperti kesenian Wayang Wong atau orang, perbedaannya sendiri ialah topeng yang digunakan dan alur ceritanya.

Cerita yang digunakan dalam tari topeng Malangan adalah cerita Panji.

Tarian Jawa Timur ini biasanya dibawakan secara berkelompok dengan kostum menyesuaikan tokoh yang diperankan seperti Dewi Ragil Kuning, Raden Panji Inu Kertapati, Raden Gunung Sari, Galuh Candra Kirana dan beberapa tokoh lainnya.

Tari Adat Singo Ulung

Tari Singo Ulung Jawa Timur
sumber : takterlihat.com

Tarian khas Jawa Timur selanjutnya bernama tari Singo Ulung, kesenian tari ini termasuk salah satu yang unik karena para penari akan mengenakan kostum seperti singa.

Sesuai dengan namanya nya gerakan dalam tarian tersebut juga layaknya seperti gerakan singa.

Konsep dalam tarian ini memang seperti barongsai yaitu kesenian Tionghoa, hal yang membedakan yaitu kostum yang digunakan lebih simpel dan tema tarian yang diangkat lebih bervariasi.

Tarian ini merupakan tarian yang berasal dari Bondowoso, Jawa Timur.

Tari Adat Reog Kendang

Tari Reog Kendang Jawa Timur
sumber : kabare.id

Tarian daerah Jawa Timur selanjutnya bernama tari Reog Kendang yang berasal dari daerah Tulungagung.

Menurut sejarah tarian ini tercipta dari cerita tentang seorang laki-laki Bugis yang hendak meminang Dewi kilisuci yaitu putri Raja Airlangga

Dewi Kilisuci menyetujui pinangan laki-laki Bugis,, tetapi dengan syarat laki-laki tersebut harus membuat seserahan atau dalam bahasa setempat dikenal dengan sanipan.

Laki-laki Bugis tersebut menyetujuinya dan meminta bantuan masyarakat Tulungagung untuk membuat seserahan and1 berupa tari reog kendang.

Dari sinilah tercipta tari Reog kendang yang digunakan oleh laki-laki Bugis sebagai sanipan atau seserahan untuk meminang Dewi Kilisuci.

Tari Adat jaranan

Tari jaranan Jawa Timur
sumber : bisniswisata.co.id

Tentunya untuk masyarakat yang ada di pulau Jawa tidak asing lagi dengan kesenian yang satu ini.

Tari jaranan adalah tarian khas yang biasa dibawakan dalam berbagai acara seperti khitan atau pernikahan. Dalam pagelaran tersebut para penari akan menaiki kuda tiruan yang terbuat dari anyaman bambu.

Selain mengandung nilai budaya dan seni tari jaranan juga bernuansa mistis dan sangat kental dengan nilai spiritual.

Biasanya para penari akan terlihat seperti kesurupan karena kemasukan jin atau makhluk gaib, dalam tarian tersebut makanya ada seseorang yang bertugas untuk menyembuhkannya.

Tari Adat Gandrung Marsan

Tari Gandrung Marsan Jawa Timur
sumber : indonesiakaya.com

Tarian adat Jawa Timur yang selanjutnya berasal dari kota Banyuwangi yang terkenal dengan nama tari Gandrung Marsan.

Tarian ini berkembang pesat pada tahun 1890.

Pada saat itu, tarian ini dibawakan oleh anak-anak dalam rentang usia dari umur 7 sampai 14 tahun, tari tradisional Jawa Timur ini akan diiringi dengan alat musik tradisional berupa gendang, rebana.

Penari biasanya akan membawakan tarian ini dengan cara berkeliling dari satu kampung menuju kampung lain.

Tari Adat Batik Pace

Tari Batik Pace Jawa Timur
sumber : indonesiakaya.com

Tarian adat Jawa Timur yang terakhir kita bahas ilaha tari Batik Pace yang berasal dari kota Pacitan.

Tarian ini merupakan tarian yang terinspirasi dari kisah pendiri kota Pacitan yang sangat suka sekali minum sari buah pace atau mengkudu yang banyak tumbuh liar di kota tersebut.

Menurut berbagai sumber, tari tradisional Jawa Timur ini diciptakan oleh pendiri Sanggar tari Blarak Pacitan yaitu Anang.

Menurutnya tarian ini merupakan jenis tari kontemporer yang dibawakan dengan gerakan yang menawan dan sangat indah.

Itulah macam-macam tarian adat Jawa Timur beserta penjelasannya, semoga artikel ini dapat meningkatkan rasa cintamu terhadap kebudayaan yang ada di Indonesia.

Jangan lupa share artikel ini agar kebudayaan yang ada di Indonesia dapat diketahui oleh banyak orang.

Dan seperti biasa, terimakasih sudah singgah

Tarian Adat Jawa Timur

Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *