Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tari Gantar – Tarian Kegembiraan Suku Dayak

Tari Gantar Berasal Dari Mana

Bagi sebagian orang mengungkapkan rasa kegembiraan bisa dilakukan dengan apa saja. Yang mengungkapkan dengan jalan-jalan, makan-makan, bersyukur dan Lain sebagainya

Hal tersebut juga dilakukan oleh orang-orang pada zaman dahulu, yaitu dengan melakukan tradisi tradisional seperti tarian.

Begitu juga dengan tarian yang satu ini, Tari Gantar merupakan pengungkapan Rasa Bahagia masyarakat sekitar Saat menanam padi.

Hal tersebut dapat dilihat dari gerakan-gerakan yang ada di dalam tarian tersebut, tak hanya itu gerakan antara satu sama lain juga sangat berkaitan.

Untuk mendukung gambaran dari rasa kegembiraan menanam padi, dalam tarian tersebut juga ada beberapa aspek tambahan seperti pola lantai, gerakan tari, dan properti tari Gantar yang digunakan oleh para penari.

Tarian yang berasal dari Kutai Kartanegara ini juga menjadi salah satu upacara adat daerah yang bernama nama Ngugu Tahun.

Seperti yang kita tahu bahwa Kalimantan mayoritas penduduknya yaitu suku Dayak karya ini juga menjadi bagian penting bagi mereka karena berhubungan dengan kesuburan dan juga upacara Ngugu Tahun.

Tari Gantar Berasal Dari Mana ?

Tari Gantar Berasal Dari Mana

Sebagian besar dari kamu mungkin bertanya-tanya, dari mana asal Tari Gantar.

Jawabannya yaitu Tari Gantar berasal dari suku Dayak benuaq dan Tunjung yang ada di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.

Tarian yang menggambarkan rasa kegembiraan dan juga keramahan masyarakat suku Dayak dalam menyambut kedatangan tamu baik itu wisatawan lokal maupun asing dan tamu-tamu kehormatan.

Dalam tarian tersebut para tamu akan diajak untuk menari bersama dengan para penari sehingga tarian tersebut semakin Semarak.

Jenis tari Gantar

Jenis tari Gantar

Ada tiga jenis tari Gantar yang menjadi bagian dari tarian adat daerah Kalimantan Timur

Gantar Busai

Dalam jenis tari Gantar ini para penari ada yang membawa sepotong bambu kemudian diisi dengan biji-bijian.

Bambu tersebut akan dipegang dengan tangan kanan sedangkan tangan kiri akan melambai sesuai dengan irama musik ditambah lagi dengan bambu yang digerakkan sehingga menghasilkan suara Gemerincing.

Untuk jumlah bambu yang dibawa sama dengan jumlah penarinya.

Gantar Rayatan

Jenis tari Gantar yang satu ini alat atau properti tari Gantar yang digunakan yaitu kayu panjang atau tongkat.

Pada bagian ujung tongkat akan diikatkan tengkorak manusia yang sudah dibungkus dengan kain berwarna merah dan dihiasi ibus.

Para penari akan menari sambil berkeliling keliling dan bernyanyi, Ditambah lagi dengan properti tambahan Tari Gantar yaitu Mandau yang terikat di pinggang penari

Gantar Kusak

Demikian ketiga para penari akan menggunakan 2 properti tari yaitu tongkat dan juga bambu, tongkat akan dipegang di tangan sebelah kiri sedangkan buah yang memiliki biji bijian akan dipegang di tangan sebelah kanan.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa jenis tari Gantar pusat merupakan gabungan dari 2 jenis tari Gantar rayatan dan busai.

Gerakan Tari Gantar

Gerakan Tari Gantar

Untuk gerakan Tari Gantar sendiri terbagi menjadi beberapa bagian yaitu:

  • Gerakan tangan para penari sedang memegang kusak atau tongkat kayu
  • Gerakan tangan para penari sedang memegang senak atau bambu bersi biji-bijian.
  • Gerakan seperti menutup lubang tanah yang telah diisi bibit atau benih padi.
  • Posisi badan para penari yang sedang menaburkan biji-bijian di ladang.

Properti tari Gantar

Properti tari Gantar

Sama halnya dengan tarian adat dari daerah lain, Tari Gantar juga mempunyai beberapa properti tari yang digunakan oleh para penari dalam pertunjukannya.

Pakaian

Pakaian yang digunakan oleh para penari gantar disebut dengan Ulap Doyo, yaitu kain tenun asli dari suku Dayak Benuaq yang diperoleh dari serak kayu Doyo.

Alternatif lain jika kain tersebut tidak ada yaitu dengan menggantinya menggunakan kebaya panjang yang terbuat dari kain tenun.

Hiasan kepala

Untuk bagian kepala, para penari akan menghiasi dengan labung yang diikatkan pada dari masing-masing yang berwarna merah.

Tak hanya itu ada juga properti tambahan lain yaitu seraung yang mempunyai bentuk seperti topi lebar.

Tongkat kayu

Karena tarian ini menggambarkan tentang proses menanam mata tongkat kayu menjadi properti utama dalam Tari Gantar.

Dalam masyarakat Kalimantan sendiri kayu tersebut disebut juga dengan Gantar.

Pada bagian ujung tongkat akan diberi aksesoris tambahan berupa tengkorak kepala manusia yang pada zaman dahulu konon merupakan musuh dalam perang.

Bambu

Properti lainnya yang tak kalah penting yaitu bambu, karena ada sebagian jenis tari Gantar yang menggunakan bambu sebagai properti utama Tari Gantar.

Bambu-bambu tersebut akan diberi rongga dengan panjang kira-kira 50 cm yang kemudian akan dimasuki biji-bijian seperti berat kacang-kacangan atau benih-benih lainnya.

Apabila bambu digerakkan maka akan terdengar suara khas yang menjadi ciri khas tarian ini.

Makna Tari Gantar

Pada zaman dahulu tarian ini memang digunakan oleh leluhur suku Dayak sebagai simbol kebahagiaan saat musim tanam.

Selain itu juga bentuk pengharapan agar ketika musim panen tiba hasil panen yang diperoleh akan berlimpah.

Untuk zaman sekarang sendiri tarian ini lebih digunakan sebagai tarian menyambut tamu undangan atau dalam Festival kebudayaan.

Demikian penjelasan mengenai Salah satu tarian yang berasal dari Kalimantan Timur yaitu Tari Gantar.

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat bagi kita semua sehingga lebih mencintai kesenian yang berasal dari negara Indonesia Tercinta.

Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *