Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tari Barong Bali – Penjelasan dan Jenis-Jenisnya

tari barong bali

Tari Barong Bali merupakan salah satu kesenian jenis tari tradisional yang berasal dari pulau Dewata atau Bali.

Tari Barong biasanya dimainkan oleh satu sampai dua orang dengan menggunakan properti tarian seperti kostum dan juga bertopeng hewan berkaki empat.

Namun dengan seiring nya perkembangan zaman, Tari Barong juga biasa dibawakan dengan wujud binatang berkaki dua.

Menurut sejarah Tari Barong juga merupakan salah satu kesenian yang berasal dari kebudayaan pra Hindu yang adai di Pulau Bali selain Tari Sanghyang.

Oleh karena itu tarian ini mempunyai nilai-nilai spiritual dan juga religius, pada awalnya tarian ini juga di sakralkan saat dalam upacara keagamaan.

Setiap tarian tradisional pastinya mengandung makna, begitu juga dengan Tari Barong yang menggambarkan tentang pertarungan antara kebajikan (dharma) melawan kebatilan (adharma).

Dalam tarian tersebut disebutkan kalo Barong merupakan gambaran dari kebaikan, sedangkan kebatilan digambarkan oleh sesosok Rangda yang mempunyai penampilan seram dan mempunyai dua tarian yang sangat runcing di mulutnya.

Kata Barong sendiri berasal dari kata Bahrwang yang mempunyai arti Beruang. Konon menurut masyarakat sekitar beruang tersebut mempunyai kekuatan ghaib yang sangat kuat, sehingga banyak orang yang berlindung dan memujanya.

Sejarah Tari Barong di Bali

sejarah tari barong bali

Karena pada zaman dahulu belum ada pencatatan sebaik sekarang maka ada beberapa versi mengenai sejarah Tari Barong yang ada di Bali.

Meskipun demikian perbedaan tersebut membuat warna tersendiri bagi kesenian ini.

Pendapat yang paling populer adalah kesenian ini sudah ada di Indonesia sejak lama dan sudah menjadi bagian dari masyarakat Austronesia.

Dalam kasus ini, sejarah Tari Barong menceritakan kisah Bhatara Pancering Jagat dengan istrinya yang bernama Ratu Ayu Pingit Dalem Dasar.

Dalam sejarah lain juga ada yang menyebutkan kalo Tari Barong berasal dari salah satu cerita suci di Itihasa Bali. Cerita tersebut menceritakan tentang Barong dan Rangda yang berkaitan dengan cerita Siwa mencari Dewi Uma.

Ada juga beberapa sumber mengenai sejarah Tari Barong yang menagatakan bahwa tarian ini merupakan salah satu saduran dari Barongsai yang berasal dari Tiongkok.

Namun, refrensi ini mendapat banyak bantahan dari beberapa kalangan, karena banyak sekali perbedaan antara dua kesenian tersebut.

Jika menurut Wikipedia Tari Barong Bali merupakan metamorphosis dari kesenian asal Ponorogo yaitu Reog yang dibawa oleh Raja Airlangga saat ia menggunsi ke pulau Dewata.

Seiring dengan berjalannya waktu kesenian Reog Ponorogo pun mengalami beberapa perubahan mulai dari bentuk dan juga cerita yang saat itu seseuai dengan kondisi masyarakat Bali pada waktu itu.

Salah satunya yaitu dengan pengaplikasian Tari Barong sebagai perantara kegiatan keagamaan.

Salah satu pengaruh kesenian reog Ponorogo dalam Tari Barong Bali ialah adanya tampilan topeng tanpa mahkota merak, untuk topeng Randa sendiri mendapatkan pengaruh dari topeng bujang ganong.

Adapun pengaruh lainnya yaitu dalam kesamaan dalam ilmu kesatian yang diturunkan oleh orang tua. Dalam hal ini biasanya perilaku dari para warok muda mendapatkan kesaktian dari para warok tua, tradisi ini sudah turun temurun.

Meskipun ada beberapa pendapat mengenai sejarah dari Tari Barong, tetapi ada keyakinan dari masyarakat Bali bahwa Tari Barong pertama kali tampil dalam konteks kesenian yaitu pada abad ke 19.

Sejarah tersebut ada pada masa pemerintahan Raja Kelungkang yang mempunyai nama Ida I Dewi Agung Saktu yang meminta sebuah pertunjukan seperti wayang orang.

Sebagain para penari ada yang berparan sebagai pasukan raja kera dan lannya berperan sebagai pasukan Rahwana. Penari-penari tersebut harung menggunakan busana dari Braksok dan juga menggenakan topeng.

Karena banyak yang menyukai kesenian tersebut maka membuat Tari Barong semakin populer di masyarakat.

Mereka menamainya dengna Barong Blasblasan atau disebut juga dengan Barong Kadingkling.

Ada sebuah mitos yang mengatakan jika kesenian ini dibawakan di suatu desa, maka pohon-pohon kelapa yang ada di desa tersebut akan tumbuh subur.

Fungsi Tarian Barong Bali

fungsi tari barong bali

Ada beberapa fungsi dari Tari Barong Bali yang dipercayai oleh masyarakat.

Adapun salah satu fungsi Tari Barong secara mitologi yang dapat digunakan untuk mengusir penyakit yang di dapat dari roh jahat atau leak yang kerap mengganggu manusia.

Karena itulah Tari Barong Bali oleh masyarakat sekitar mempunyai kedudukan yang tinggi setara dengan kekuasaan para dewa-dewa umat Hindu.

Kedudukan tersebut terdiri dari gelar Ratu Sakti, Ratu Gede, Ratu Lingsir dan lain-lain.

Adapun nama-nama tersebut merupakan simbol dari Dewa Brahma untuk mencegah datangnya roh-roh jahat yang dapat menyebabkan penyakit kepada manusia.

Dengan berkembangnya zaman, tari-tari ini juga mengalami nasib yang sama dengan tari-tari tradisional lain yang mengalami perubahan fungis.

Hal ini dikarenakan struktur sosial masyarakat yang ikut berubah.

Selain itu juga disebabkan oleh kepentingan beberapa kelompok masyarakat seperti kelompok agama, pariwisata, adat, seniman, dan juga pemerintah.

Untuk mengambil jalan tengah dan tidak menyebakan perpecahan, maka dibuatlah Barong Profan yang mempunyai pementasan mirip dengan Barong Sakral.

Hal ini agar tidak ada pembatasan sakral atau tidaknya pementasan Tari Barong yang ada di pulau Bali.

Adapun perbeaan antara kedauanya dapat dilihat dari beberapa ciri seperti kepemimpinan, tempat pementasan, waktu, penari, gerakan, waktu, cerita dan juga ritual didalamnya.

Jenis Tarian Barong Bali

jenis tari barong bali

Perlu kamu ketahui sebenarnya ada berbagai jenis Tari Barong yang ada di Pulau Bali, jenis-jenis Tari Barong ini membuat Tari Barong lebih berwarna.

Banyaknya jenis Tari Barong karena pada masing-masing kawasan yang ada I pulau Bali mempunyai berbagai roh penjaganya sendiri.

Hal ini lah yang digambarkan dalam bentuk Tari Barong yang beragam.

Adapun jenis-jenis Tari Barong Bali antara lain yaitu

Barong Ket

Barong ket bali

Jenis barong yang pertama yaitu barong Ket atau biasa disebut juga dengan Keket.

Jenis Tari Barong yang satu ini merupakan Tari Barong yang plaing umum di masyarkaat Bali.

Selain itu, Tari Barong ini juga yang paling lengkap dalam pembedaharaan gerak tari yang ada di dalamnya.

Untuk bentuknya sendiri, Tari Barong ini memadukan berbagai bentuk hewan yaitu singa, macan, sapi dan juga naga.

Untuk bahanya dihiasi dengan kulit ukiran yang rumit polanya, ditambah lagi dengan ratusan kaca cermin yang berukuran kecil pada badannya sehingga membuatnya seperti permata saat terkena cahaya.

Dalam Tari Barong Keket ditarikan oleh dua orang yang disebut dengan Juru Bapang dan Juru Saluk.

Pementasan Tari Barong ini sendiri biasa di padukan dengan Rangda, sosok yang digambarkan seram dan mencerminkan keburukan.

Tari Barong keket sendiri merupakan gambaran dari pertempuran antara kebaikan melawan kejahatan dengan diiringi oleh alunan Gamelan Semar Pangulingan.

Barong Bangkal

barong bangkal bali

Barong selanjutnya yaitu Barong Bangkal atau dikenal juga dengan Barong Bangkung.

Barong ini mempunyai babi dewasa, dalam bahasa Bali sendiri untuk babi jantan dewasa disebut dengna Bangkal sedangkan babi betina disebut dengna Bangkung.

Untuk pementasan Tari Barong jenis ini digelar pada perayaan Galungan Kuningan dengan cara berkeliling desa dari rumah ke rumah atau biasa disebut dengan ngelelawang.

Tari Barong ini biasa diiringi dengan Gamelan Batel (Tetamburan).

Barong Landung

barong landung bali

Untuk jenis barong yang satu ini mempunyai bentuk mirip dengan ondel-ondel khas Betawi yang menjadi tarian khas kota Jakarta.

Barong ini mempunyai lubang pada bagian perut, sehingga penari dapat melihat keluar.

Adapun di berbagai tempat di pulau Bali Barong Landung mempunyai masing-masing peran seperti mantri atau raja, galuj atau permaisuri, limbur atau dayang dan lain sebagianya.

Untuk barong jenis ini biasanya diiringi dengan musik Gamelan Batel

Barong Macan

barong macan

Jenis Tari Barong yang selanjutnya ini mirip dengan Tari Barong Bangkal.

Sesuai dengan namanya Tari Barong macan mempunyai bentuk seperti macan dan dibawakan secara ngelelawang atau dari pintu rumah ke pintu lainnya mengeliingi desa.

Pementasan Tari Barong Bali jenis ini biasanya diiringi dengan dramatari seperti Arja ataupun Opera Tradisional Bali.

Tari Barong Macan biasanya diiringi dengan Gamelan Batel dan dibawakan oleh dua penari.

Barong Gajah

barong gajah bali

Sesuai dengan namanya jenis barong ini mempunyai bentuk seperti hewan gajah.

Jenis barong yang satu ini juga sangat langka dan juga dikeramatkan oleh masyarakat Bali.

Seperti kebanyakan Tari Barong di Bali, Tari Barong gajah juga dibawakan oleh dua orang pemain dengan cara berkeliling desa dari satu rumah ke rumah lain dengan diiringi alunan gamelan batel atau dikenal juga dengan tetamburan.

Kesenian barong yang satu ini biasanya terdapat di daerah Gianyar, Badung, Tabanan, dan Bangli.

Barong Asu

barong asu bali

Ada juga jenis barong lain yang berbentu seperti hewan yaitu Barong Asu, jenis barong ini juga tergolong langka sama seperti halnya jenis barong Gajah.

Barong asu hanya bisa di jumpai di beberapa daerah di pulau Bali seperti Badung dan Tabanan.

Jenis pementasan barong ini juga hampir sama dengan jenis barong lainnya.

Barong Brutuk

barong brutuk bali

Jenis barong langka selanjutnya yaitu Barong Brutuk, barong jenis ini juga dimainkan dalam acara-acara khusus.

Bentuk dari jenis barong ini sendiri agak primitif atau kuno jika dibandikan dengan jenis lainnya.

Topeng barong Brutuk sendiri terbuat dari batok kelapa sedangkan untuk kostumnya sendiri tergbuat dari daun pisang yang sudah kering atau biasa disebut kelaras.

Barong Brutuk merupakan perlambangan dari makhluk-makhluk suci yang diyakini oleh masyarkat Bali sebagai pengiring dari Ida Ratu Pancering Jagat yang mempunyai istana di Pura Pancering Jagat di daerah Trunyan.

Penari dari barong Brutuk merupakan para remaja yang sudah di sucikan, masing-masing dari mereka membawa cambuk dan dimainkan dengan cara dibawa lari sambil mengelilingi pura.

Barong Batruk biasanya dipentaskan dengan iringan dari gamelan Babongan atau Balaganjur yang ada di Bangli.

Sekian penjelasan dari Tari Barong yang berasal dari pulau dewata Bali, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Ruben Orang yang tertarik dengan dunia tulis menulis ;)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *