Senjata Tradisional Kalimantan Tengah

Senjata Tradisional Kalimantan Tengah – Bagaimana kabar kalian, membahas topik pusaka adat yang ada di Indonesia memang sangatlah menarik.

Setelah beberapa waktu lalu kita telah membahas mengenai senjata adat sumatera utara, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai senjata tradisional dari Kalimantan Tengah.

Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi Indonesia yang berada di pulau sumatera, wilayahnya banyak terdapat rawa dan juga sungai

Ibukota provinsinya sendiri yaitu pulau Palangkaraya. Provinsi ini juga banyak didiami oleh suku Dayak.

Daripada berlama-lama dalam pembukaan, berikut pembahasan mengenai macam-macam senjata tradisional yang ada di Kalimantan Tengah beserta penjelasan dan gambarnya.

Mari langsung saja kita simak bersama !!!

Senjata Tradisional Mandau Kalimantan Tengah

Mandau Kalimantan Tengah
asyraafahmadi.com

Senjata tradisional Kalimantan Tengah yang pertama kita bahas pada kesempatan kali ini adalah Mandau.

Mandau merupakan senjata khas milik suku Dayak, suku asli dari pulau Kalimantan.

Oleh karena itu, kata mandau merupakan kata dari bahasa dayak yang mempunyai arti sebagai berikut, “Man” merupakan kependekan dari kata “kuman” yang berarti makan. Sedangkan “do” merupakan kependekan dari “dohong” yang menunjukan bentuk pisau belati khas Kalimantan Tengah.

Mandau sendiri merupakan salah satu senjata yang tidak hanya dikenal di kalangan masyarakat Dayak, tetapi juga seluruh Indonesia dan juga internasional.

Senjata khas Dayak ini termasuk dalam golongan senjata jenis parang yang mempunyai panjang sekitar 50 cm.

Ciri khas dari mandau adalah ukiran pada bilah pedang di sisi yang tidak tajam.

Beberapa jenis mandau juga terdapat bilahnya yang berlubang dan ditutup dengan kuningan atau tembaga, hal tersebut dilakukan agar Mandau semakin indah.

Senjata khas dari daerah Kalimantan Tengah ini mempunyai bentuk yang unik, dimana salah satu bilahnya yang tajam dan bentuk dari ujung bilah seperti burung.

Selain itu, senjata tradisional Mandau juga akan diberi ornamen khas dari senjata tersebut.

Jenis-Jenis Mandau

Dibawah ini beberapa jenis-jenis mandau berdasarkan dengan bentuk gagang atau pegangan:

  • Mandau Bawing Butung

Mandau jenis ini mempunyai model gagang “Pulang Kayuh”

  • Mandau Hatuen Balui

Mandau jenis ini mempunyai model gagang “Pulang Kayu”

  • Mandau Bawin Balui

Mandau jenis ini mempunyai model gagang “Pulang Kayuh”

  • Mandau Bawin Buhu

Mandau jenis ini mempunyai model gagang “Pulang Kayuh Neneng”, mandau jenis ini terdapat tatah atau lubang yang diisi dengan kuningan, tembaga atau emas.

  • Mandau Butung Bahun Badulilat

Mandau jenis ini konon merupakan jenis Mandau yang mempunyai harga paling mahal

  • Mandau Birang

Mandau jenis ini mempunyai model gagang “Kamau”, mandau jenis ini termasuk salah satu jenis yang paling sederhana.

Ciri Ciri Mandau

Ciri-ciri dari senjata adat Mandau sendiri terbagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Pulang atau Hulu (gagang)

Gagang dari senjata tradisional ini biasanya dibuat dari tanduk hewan seperti kerbau maupun rusa, tetapi tak memungkiri jika gagang dari senjata ini dibuat dari kayu.

Keunikan dari Hulu Mandau yaitu bentuknya yang seperti kepala naga, selain itu juga ada yang menyerupai tanduk kerbau maupun rusa.

Pada pangkal gagang biasanya akan dihiasi dengan ukiran khas dayak sesuai dengan pemiliknya, ujung dari gagang mandau akan menyatu dengan bilah mandau.

  • Isin atau Loneng (Bilah)

Bilah dari mandau sendiri terbuat dari campuran logam, pada proses pembuatannya logam tersebut akan ditempa oleh pandai besi.

Biasanya bilah mandau yang dibuat mempunyai panjang kurang lebih 50 cm, dengan lebar pangkal 2 cm dan lebar ujung sekitar 5 cm. Bertanya sendiri kurang lebih setengah kilogram.

Bilah atau Isin mandau terdiri dari dua sisi, sisi bagian bawah merupakan sisi yang tajam yang digunakan untuk menebas atau memotong sedangkan sisi atas merupakan sisi tumpul yang biasa diukir.

  • Sarukng mandau

Sarukng atau sarung merupakan pelindung dari Mandau, penggunaan sarung sendiri untuk melindungi bilah dan agar mudah dibawa.

Sarung juga akan diukir dengan motif khas suku Dayak. Sarung mandau biasanya terbuat dari kayu.

Sarung mandau juga biasa dihiasi dengan tempuser atau anyaman rotan. Pada bagian sarung juga terdapat kantong dari pelepah kayu yang berfungsi sebagai sarung anak senjata.

Senjata Tradisional Sumpit Kalimantan Tengah

Sumpit Kalimantan Tengah

Membicarakan mengenai senjata tradisional dari Kalimantan Tengah tanpa memasukan senjata sumpit memang terasa kurang.

Dalam bahasa kalimantan sendiri senjata ini juga kerap disebut dengan sipet.

Seperti yang kita tahu bahwa senjata ini merupakan salah satu senjata rahasia yang biasa digunakan untuk berburu ataupun menyerang musuh secara diam-diam.

Bahan Utama Pembuatan Sumpit

Pulau kalimantan memang terkenal sebagai salah satu pulau yang masih mempunyai hutan yang cukup luas, salah satu kayu terkenal yang biasa digunakan masyarakat yaitu kayu ulin atau kayu besi.

Kayu jenis ini juga digunakan sebagai bahan utama pembuatan sumpit.

Senjata sumpit juga akan dibuatkan mata tombak pada bagian ujung nya, dan besi pembidik di ujung lainnya.

Mata tombak sumpit biasanya terbuat dari besi dengan panjang kurang lebih 15 cm, besi tersebut kemudian akan direkatkan dengan rotan.

Bentuk dari sumpit Kalimantan Tengah yaitu lingkaran dengan diameter sekitar 1 cm, salah satu ujung dari sumpit berbentuk kerucut yang terbuat dari kayu pelawi, penggunaan kayu ini karena beratnya yang ringan.

Bentuk kerucut pada sumpit berfungsi agar anak panah sumpit dapat melesat dengan lurus dan seimbkang ketika dilepaskan dari buluh.

Pada ujung lainnya biasanya diruncingkan dan diberi racun agar semakin mematikan.

Baca juga mengenai Senjata Tradisional Kalimantan Barat

Proses Pembuatan Senjata Tradisional Sumpit

Cara pembuatan senjata tradisional masyarakat dayak ini terbagi menjadi dua cara yaitu:

  • Dengan ketrampilan dari pembuat sumpit
  • Dengan bantuan tenaga alam seperti arus air.

Menurut adat suku Dayak sumpit tidak boleh digunakan untuk membunuh sesama suku, oleh karena itu penjualan senjata adat sumpit ditentukan dari hukum adat yang berlaku

Hukum adat lain dari sumpit adalah senjata ini tidak boleh diinjak, selain itu senjata ini juga tidak boleh dipotong-potong menggunakan parang ataupun lainnya.

Cara Menggunakan Senjata Tradisional Sumpit

Cara penggunaan sumpit sendiri tergolong mudah, yang perlu kamu lakukan adalah menarget terlebih dahulu sasaran.

Kemudian meniupnya sekuat tenaga sehingga anak panah didalam sumpit dapat keluar, mengenai jaraknya ditentukan dari kuat atau tidaknya tiupan.

Kelebihan Senjata Tradisional Sumpit

Adapun kelebihan sumpit yaitu sebagai berikut:

  1. Tidak merusak ekosistem karena terbuat dari bahan alami
  2. Jarak tempuhnya tergolong jauh sekitar 200 m
  3. Senjatanya tidak menimbulkan suara
  4. Sebagai senjata jarak jauh.

Senjata Tradisional Duhung / Dohong

Dohong Kalimantan Tengah

Senjata tradisional Kalimantan Tengah selanjutnya dikenal dengan nama Duhung atau Dohong. Konon senjata ini merupakan senjata paling tua dari suku Dayak.

Oleh karena itu, pemilik dari senjata ini bukanlah orang sembarangan. Biasanya orang yang memiliki senjata ini merupakan keturunan raja ataupun leluhur suku dayak.

Senjata ini mempunyai panjang sekitar 50 hingga 75 cm.

Duhung biasanya digunakan sebagai senjata untuk berburu. Sekarang ini senjata ini sudah tidak digunakan lagi, senjata ini sekarang sudah dianggap sebagai senjata pusaka dan telah disimpan atau dipajang di museum.

Itulah penjelasan dari macam-macam senjata tradisional Kalimantan Tengah, senjata ini juga masih terjaga kesakralannya dan sebagai warisan budaya dari pulau kalimantan.

Oleh sebab itu, marilah kita bersama-sama menjaga atau melestarikan senjata ini sebagai identitas bangsa khususnya masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat lebih kepada para pembaca, dan tidak lupa untuk mengingatkan agar share artikel ini agar dapat mengenalkan budaya bangsa ke banyak orang.

Dan seperti biasa, terimakasih sudah singgah

Senjata Tradisional Kalimantan Tengah

Tinggalkan komentar